Tujuan Pembuatan Laporan Prakerin
Prakerin adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di Dunia Usaha Atau Dunia Industri dalam upaya pendekatan ataupun untuk meningkatkan mutu siswa–siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya dan juga menambah bekal untuk masa–masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semakin banyak serta ketat dalam persaingannya seperti di masa sekarang ini.
Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan untuk magang disuatu tempat kerja, baik dunia usaha maupun didunia industri setidaknya sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya atau sudah mendapatkan bekal dari pembimbing disekolah untuk memiliki ilmu-ilmu dasar yang akan diterapkan dalam dunia usaha atau dunia Industri. Alasan utama mengapa para siswa-siswi harus memiliki bekal ilmu pengetahuan dasar sesuai bidangnya agar dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri tidak mengalami kendala dalam penerapan Ilmu Pengetahuan dasar yang kemungkinan besar dalam proses praktek kerja industri mendapatkan ilmu-ilmu baru yang tidak diajarkan di Lembaga Kejuruan terkait.
Setelah prakerin selesai, kita diharuskan membuat laporan prakerin tentang kegiatan apa saja yang dilakukan ketika melaksanakan prakerin. Ini menjadi hal wajib karena selain tugas dari sekolah, laporan prakerin ini juga merupakan bentuk tanggung jawab kita.
Terkadang, masih ada mahasiswa yang kebingungan ketika menyusun laporan prakerin ini. Tapi itu wajar, karena setap mahasiswa pasti mengalami hal tersebut. Oleh karena itu, apabila dirasa belum mengerti tentang pembuatan laporan prakerin, disarankan untuk mencari referensi laporan prakerin.
Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini diharapkan setiap mahasiswa mampu mengikuti kegiatan kerja serta memahami kegiatan kerja yang dilakukan di dunia Usaha ataupun di dunia Industri agar mahasiswa tersebut dapat mencapai serta mendapatkan sesuatu yang baik dan berguna bagi dirinya serta mampu menunjukan kinerjanya secara maksimal apa yang telah dilakukannya selama berada di dunia Usaha atau dunia Industri sehingga mampu membuat dirinya diperhitungkan di dunia usaha atau dunia industri.
Prakerin memberikan dan sekaligus mengajarkan kepada anak didik akan dan bagaimana kehidupan di dunia kerja. disamping ajang uji coba ilmu yang ia pelajari. Melalui prakerin, mahasiswa diharapkan mampu memahami tentang bagaimana tata dan aturan di dunia industri/usaha, sehingga ketika ia nantinya lulus ia sudah benar-benar siap bekerja baik secara keilmuan maupun secara kejiwaan dan mental.
Tujuan pembuatan laporan prakerin memang harus dipahami terlebih dahulu sebelum membuatnya. Bagi yang belum tahu, prakerin merupakan kegiatan pelatihan, pendidikan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia industri maupun dunia usaha. Tentu saja yang yang sesuai dengan kompetensi mahasiswa di bidangnya.
Tujuan membuat laporan prakerin adalah :
1. Mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah;
2. Membentuk pola pikir yang membangun bagi mahasiswa prakerin;
3. Melatih mahasiswa untuk berkomunikasi/ berinteraksi secara profesional didunia kerja yang sebenarnya;
4. Membentuk semangat kerja yang baik bagi mahasiswa prakerin;
5. Menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki oleh mahasiswa PRAKERIN sesuai bidang masing-masing;
Biasanya prakerin membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan. Tak heran, banyak dari mahasiswa yang sering kali mengeluh. Sebab, mereka harus bekerja tanpa digaji untuk bisa membuat prakerin ini. Sayang, prakerin ini sangat penting untuk dilakukan. Sebelum membuat prakerin, ada baiknya kalian mengenal tujuan pembuatan laporan prakerin dulu.
Kewajiban mahasiswa di Tempat Kerja Prakerin
Perlu di garis bawahi, prosedur di setiap lembaga tentu saja berbeda-beda. Hal ini tergantung pada kondisi dunia industri ataupun usaha masing-masing itu sendiri. Meski begitu, ada beberapa kewajiban yang harus diikuti oleh siswa prakerin sebagai berikut.
1. Mematuhi segala instruksi di tempat kerja prakerin.
2. Melakukan penelitian dan observasi dengan tujuan yang positif.
3. Melaksanakan tugas pokok serta fungsi yang sudah disepakati.
4. Melaksanakan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
5. Menjaga nama baik lembaga pendidikan (Almamater) beserta dunia usaha atau industri yang dituju.
6. Bertanya pada pihak yang berkompeten jika dirasa kurang mengerti atau paham dengan pekerjaannya.
Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat. Lihat juga : Rekomendasi tempat magang
Tidak ada komentar: